Jumat, 26 Desember 2008

10 Misteri Otak Manusia Yang Belum Terpecahkan


Jangankan alam sekitar, diri sendiri kita pun masih banyak menyimpan tanda tanya. Otak manusia bisa disamakan dengan prosesor komputer. Bedanya, kinerja prosesor dapat diuraikan secara logika, sedangkan otak kita tidak.

Ada sepuluh misteri yang masih menyelubungi seluk beluk otak manusia. Ilmuwan masih terus mencoba mencari penjelasan ilmiahnya. Tapi tetap saja misteri itu merupakan rahasia kehidupan ciptaan Tuhan yang luar biasa. Berikut 10 misteri seputar otak manusia yang kita alami sehari-hari, tapi tetap kita tak mampu mencari penyebabnya.

1. Kesadaran

Saat bangun di pagi hari, kita tersadar dari tidur. Menikmati sinar matahari dari celah jendela, udara pagi nan sejuk, dan seterusnya. Kita menyebutnya sebagai kesadaran. Bidang ini memicu topik majemuk yang dibahas ilmuwan sejak zaman dulu. Pakar neurologi mutakhir menjabarkan kesadaran sebagai suatu topik riset realistis.

2. Hidup Membeku

Hidup abadi memang hanya ada dalam khayalan manusia. Namun ilmuwan telah menemukan cryonic, temuan yang mampu membuat manusia memiliki dua kehidupan. Salah satu pusat cryonic adalah Alcor Life Extension Foundation, di Arizona, yang menyimpan tubuh mahluk hidup dalam tabung berisi nitrogen cair dengan suhu minud 320 fahrenheit.

Idenya adalah manusia yang sudah meninggal akibat penyakit akan dicairkan dan dihidupkan kembali di masa mendatang saat penyakit itu sudah bisa disembuhkan. jenazah Ted Williams, pemain baseball kenamaan disimpan di sini. Karena teknologinya belum ditemukan, maka penghidupan kembali belum dilakukan. namun tubuhnya sudah “dilelehkan” dengan suhu yang tepat sehingga sel-selnya membeku dan memecah.

3. Misteri Kematian

Bagaimana manusia menjadi tua? manusia terlahir dengan mekanisme tubuh yang mampu bertahan dari penyakit. Itu sebabnya luka bisa sembuh sendiri wanta diobati. Tapi seiring dengan bertambah usia, mekanisme itu menurun. kenapa bisa begitu? Ada dua teori penjelasannya. Pertama, penuaan adalah bagian dari genetika manusia. Kedia, penuaan adalah hasil dari sel-sel tubuh yang rusak.

4. Alam VS Asuhan

Perdebatan tentang pikiran dan kepribadian manusia masih berkutat antara dua hal di atas. Kepribadian dan pemikiran manusia dikatakan dikontrol oleh gen atau lingkungan?Atau bisa jadi keduanya? Masih belum ada kesepakatan di kalangan ilmuwan tentang hal ini.

5. Pemicu Otak

Tertawa adalah hal yang paling sedikit dipahami dari perilaku manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa selama tertawa, ada tiga bagian otak yang terlibat. Pertama, bagian yang berpikir sebelum kita memahami suatu gurauan. Kedua, area yang bergerak untuk memberitahu otot kita untuk melakukan sesuatu. Lalu sebuah area emosional yang menggugah perasaan geli.

John Morreall, ilmuwan peneliti humor dari College of William and Mary, menemukan bahwa tertawa adalah respon bermain atas kisah yang tidak sesuai dengan harapan. Tertawa juga mampu menular pada orang lain.

6. Daya Ingat

Beberapa pengalaman sulit dilupakan, sebaliknya kita justru kerap melupakan hal-hal penting. Bagaimana itu bisa terjadi? menggunakan teknik pencitraan otak, ilmuwan menemukan adanya mekanisme yang bertanggungjawab pada penciptaan dan penyimpanan memori. mereka menemukan hippocampus dan materi abu-abu otak yang berperan sebagai kotak memori. Tapi mengapa ada memori yang mudah diingat dan dipukana, masih tetap jadi misteri.

7. jam Biologis

Otak juga memiliki nukleus suprachiasmatic nucleus alias jam biologi. Bagian ini memprogram tubuh untuk mengikuti irama waktu 24 jam. Jam biologi juga menyesuaikan suhu tubuh, siklus bangun tidur, juga produksi hormon melatonin. Perdebatan terakhir adalah apakah suplemen melatonin mampu mencegah jet lag?

8. Perasaan Dihantui

Diperkirakan 80 persen dari sensasi pengalaman termasuk gatal, tertekan, nyaman dan rasa sakit datang dari bagian tubuh yang hilang. Ada orang yang mengalami adanya organ tubuh mereka yang tidka nampak tapi bisa merasakan. Salah satu penjelasan adalah adanya area syaraf di salah satu organ tubuh yang menciptakan konseksi baru pada saraf tulang belakang dan berlanjut mengirimkan sinyal ke otak.

9. Tidur

Mengapa manusia butuh tidur? Ilmuwan paham bahwa semua mamalia butuh tidur cukup. Tidak cukup tidur berkepanjangan akan menimbulkan halunisasi bahkan kematian. Ada dua tingkatan dalam tidur, yakni tidur yang non-rapid eye movement (NREM), terjadi selama otak memperlihatkan rendahnya aktivitas metabolik. Lalu tidur tingkat rapid eye movement (REM), saat otak masih cukup aktif.

10. Mimpi

Selain tidur, mimpi juga menjadi misteri. Kemungkinannya adalah, bermimpi merupakan latihan otak yang menstimulasi trafik synap antar sel-sel otak. Teori lain mengatakan manusia bermimpi mengenai tugas dan emosinya yang tak sempat diperhatikan selama mereka terjaga di siang hari.

Rabu, 24 Desember 2008

Jalan-Jalan Gratis Menikmati Sensasi Alam Pedesaan STTP


Anda berminat menikmati akhir pekan dengan berwisata di pedesaan secara gratis? Ada baiknya mencoba wisata pagi di Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Malang. Banyak sensasi alam yang disajikan di areal seluas 60 hektare di Jl Raya Randuagung, Kecamatan Singosari, ini. Semuanya bernuansa alam pedesaan. Suasana ini menjadi saluran alternatif menghilangkan kepenatan.
Kompleks kampus STTP ini sebenarnya bukan tempat wisata. Hanya saja, kampus ini membuka diri untuk masyarakat umum. Terutama masyarakat sekitar.
Perkembangannya, tidak hanya warga sekitar yang menikmati kekhasan kampus ini. Masyarakat dari Singosari, Lawang, bahkan Kota Malang juga banyak yang menikmati hari Minggu di kampus yang merupakan pindahan Akademi Penyuluh Pertanian (APP) Kota Malang yang kini berubah jadi perumahan elite itu. Praktis, setiap hari Minggu, ratusan orang menikmati alam kampus yang masih hijau ini. Maka jadilah kampus ini sebagai tempat wisata dadakan bernuansa pedesaan.
Waktu menikmati suasana pagi di kawasan ini tidak lama. Hanya sekitar 3-4 jam. Rata-rata pengunjung datang pukul 05.00 dan pulang maksimal pukul 09.00. Selepas itu, kawasan ini akan sepi lagi.
Kenapa hanya pagi saja? Wisata desa ini hanya akan terasa nikmat apabila dinikmati ketika matahari masih belum terlalu terik. Perpaduan kehangatan sinar matahari pagi dengan sejuknya embun pagi menjadi pesona tersendiri dari wisata yang baru muncul kira-kira setengah setahun terakhir.
Wisata ini berada di lereng bukit mengelilingi area kampus STPP. Objek ini berada di sebelah utara SPBU Randu Agung. Tepatnya, terletak di sebelah barat jalan poros jalur Malang-Surabaya.
Di lahan sekolah pertanian seluas 60 hektare ini menyajikan beragam pesona alami khas pedesaan. Misalnya, hamparan luas lahan pertanian yang ditanami berbagai macam produk pertanian unggulan. Mulai aneka macam jenis padi, tanaman hidroponik, hingga budidaya tanaman terapan. Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan tanaman itu dipanen.
Beragam jenis pohon buah-buahan tumbuh di sini. Tanaman itu umumnya sebagai peneduh. Selain itu, aneka macam percontohan peternakan yang dikelola kampus juga tak kalah menariknya untuk disambangi. Misalnya peternakan sapi perah, sapi potong, kambing, ayam, dan budidaya ikan air tawar.
Untuk sapi perah, setiap pagi ada aktivitas khusus, yakni memerah susu yang selanjutnya dijual bebas pada pengunjung. Karena sajian susu segar ini banyak diminati pengunjung, maka kalau ingin merasakan susu yang masih fresh, Anda harus datang lebih pagi.
Kelebihan bersantai ria di sini adalah pengunjung bisa berinteraksi lebih dekat dengan objek wisata. Misalnya, pengunjung bisa melihat dari dekat bagaimana proses memerah susu. Bila ada petugas yang berbaik hati, pengunjung bisa diberi kesempatan untuk ikut memerah. Objek satu ini banyak diminati pengunjung yang sudah berkeluarga. Bersama anak-anak yang mereka ajak, objek ini disajikan sebagai media pembelajaran dan wisata pendidikan.
Itu juga bisa dilakukan saat mengunjungi blok peternakan sapi potong. Letaknya berhadap-hadapan dengan kandang sapi perah. Pengunjung pun bisa melihat dari dekat petugas kandang yang sedang memberi makan sapi dengan rumput unggulan hasil tanaman kampus ini. (mas/war/radarmalang)